Cara Mencari Jodoh yang TepatDari Abdullah bin Mas’ud ra, Rasulullah saw bersabda: “Wahai para pemuda, siapa-siapa di antara kalian yang mampu ba’ah (memberi tempat tinggal) hendaknya ia menikah, sungguh nikah itu lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Dan siapa-siapa yang belum mampu ba’ah maka hendaknya ia berpuasa, sungguh puasa itu akan menjadi perisai baginya.” (Muttafaq ‘Alayh – lafazh milik Muslim)

Menikah merupakan salah satu dari sunnah Nabu Muhammad SAW. Sebagai umat beliau, sudah seharusnya kita mengikuti ajaran beliau. Namun, sebagian orang menunda untuk menikah dengan berbagai alasa. Mulai dari belum mampu menafkahi, masih ingin bersenang-senang, atau belum menemukan jodoh yang tepat.

Orang bilang jodoh ada di tangan Tuhan, memang pernyataan ini tidak salah. Tapi jika kita tidak berusaha memperbaiki diri dan menjemputnya, maka sampai kapanpun kita tidak akan bertemu dengan jodoh tersebut. Nah, bagi Anda yang saat ini sudah punya pasangan tapi belum menikah dikarenakan masih ragu apakah dia memang jodohku atau bukan, tetapkan hati Anda dan memohon petunjuk kepada Tuhan. Berikut ini ada beberapa cara mencari jodoh yang tepat bagi Anda yang masih juga belum menemukan pasangan.

Cara mencari jodoh yang tepat
#1. Niat bersungguh-sungguh mencari jodoh

Anda pasti sudah sering mendengar bahwa segala perbuatan bergantung pada niatnya. Nah, cara mencari jodoh yang pertama yaitu niat ingin segera mempunyai pasangan untuk mendapatkan ridho Allah, melaksanakan sunnah Rasul, maka Allah juga akan segera mempertemukan Anda dengan pasangan yang mempunyai niat yang sama dengan Anda.

Seperti dalam firman Allah berikut ini:

“Perempuan yang keji adalah untuk laki-laki yang keji. Dan laki-laki yang keji untuk perempuan yang keji pula. Perempuan yang baik adalah untuk laki-laki yang baik. Dan laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik pula.” (QS. An Nur: 26)

#2. Kejujuran dan kepercayaan

Cara mencari jodoh yang yang selanjutnya ini khusus bagi Anda yang sudah mempunyai pasangan. Yaitu dengan melihat kejujuran dan kepercayaan antara Anda dan pasangan Anda. Pasangan yang tepat untuk dinikahi adalah pasangan yang selalu jujur kepada Anda, dan kalian saling percaya satu sama lain. Anda tidak terlalu mengekangnya, begitu pula si dia yang memberikan kebebasan bagi Anda untuk berteman dengan wanita lain.

Anda dan pasangan Anda tidak lagi curiga dan cemburu berlebihan saat Anda pergi dengan teman-teman Anda. Tidak sering mengawasi gerak-gerik Anda, memeriksa isi ponsel, akun media sosial Anda, dan lainnya. Anda dan pasangan Anda sudah tahu batasan masing-masing dan saling percaya. Jika sudah begini, inilah tanda dia adalah pasangan yang tepat untuk Anda. Mengapa? Karena pondasi sebuah hubungan adalah kepercayaan. Jika saat pacaran saja dia tidak percaya dengan Anda, bagaimana bisa melanjutkan ke jenjang pernikahan? Mungkin saja dia masih sering cemburu, membuat Anda kesal, dan justru ujungnya adalah perceraian.

#3. Mencari pasangan dengan karakter yang berbeda

Umumnya orang cenderung menjalin hubungan dengan orang yang mempunyai karakter yang sama dengannya. Hal ini memang tidak salah jika tujuan Anda hanya untuk hubungan jangka pendek. Tapi, jika Anda ingin mendapatkan pasangan untuk hubungan jangka panjang, maka cara menjadi jodoh yang tepat adalah memilih pasangan yang berbeda karakter.

Perbedaan karakter ini akan menjadikan hubungan Anda lebih menarik, tidak membosankan meski selamanya Anda harus bersamanya. Anda akan menemukan hal-hal baru dari pasangan Anda. Bukankah pasangan ada untuk melengkapi kekurangan kita? Nah, jika Anda dan pasangan memiliki karakter yang sama, saat menghadapi permasalahan bisa jadi tidak menemukan titik terang karena sama-sama keras kepala.

#4. Selalu perbaiki diri

Pada poin pertama, kami menyebutkan sebuah hadits bahwa perempuan yang baik adalah untuk laki-laki yang baik. Cara mencari jodoh yang tepat adalah dengan terus memperbaiki diri. Jika Anda ingin mendapatkan pasangan yang mempunyai akhlak yang baik, rajin beribadah, hormat kepada orang tua, berpendidikan, maka sudah seharusnya Anda juga memliki hal tersebut.

Mulai saat ini tingkatkan ibadah Anda, perbaiki ucapan dan tindakan Anda yang sekiranya tidak baik, hormat kepada orang tua. Maka bisa dipastikan Allah juga akan mempertemukan Anda dengan seseorang yang juga memiliki karakter yang baik.

Baca juga: 5 Manfaat Menikah Menurut Islam

#5. Mengenalnya melalui ta’aruf

Cara mencari jodoh yang tepat yaitu dengan mengenal latar belakangnya melalui ta’aruf. Sebelum memutuskan untuk menikah dengan seseorang, pastikan Anda sudah mengetahui tentang latar belakangnya. Setiap orang mempunyai hak untuk saling mengenal melalui jalan ta’aruf sebelum memutuskan untuk menikah. Hal ini untuk menghindari ketidakcocokan di masa mendatang.

Anda bisa bertanya tentang si dia kepada orang-orang terdekatnya. Seperti sahabat, kerabat, tentangga dekat, atau siapapun yang memiliki hubungan dengannya. Dari sini Anda bisa mengetahui sifatnya, tentang kesehariannya, bagaimana caranya bersikap kepada orang tua dan orang lain, dan sebagainya.

#6. Mengenali diri sendiri

Salah satu cara mencari jodoh yang tepat adalah dengan mengenali diri sendiri terlebih dahulu. Bagaimana bisa Anda menemukan jodoh yang tepat untuk Anda jika Anda sendiri tidak tahu apa yang tepat untuk Anda?

Jadi, sebaiknya ketahui bagaimana sebenarnya karakter Anda, seperti apa orang yang Anda butuhkan. Jangan hanya terpaku pada apa yang Anda inginkan da menuruti nafsu. Karena ini adalah hubungan jangka panjang yang harus dipikirkan secara matang. Tapi juga jangan terlalu lama berpikir, karena bisa jadi peluang setan untuk mengganggu Anda dan membuat Anda menunda pernikahan Anda.

#7. Memohon kepada Allah

Ini adalah cara mencari jodoh yang terakhir, setelah Anda berusaha keras, berikhtiyar, selanjutnya adalah bertawakkal. Berserah diri kepada Sang Pencipta, berdo’a kepadanya agar dipertemukan dengan jodoh yang tepat. Karena segala sesuatu di dunia ini bisa terjadi dengan izinNya. Kita sebagai manusia hanya bisa berencana, berusaha, dan berdo’a. Tapi tetap, semua keputusan ada pada Tuhan.